Senin, 31 Oktober 2016



BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar belakang
Mengajar merupakan suatu proses yang kompleks, tidak hanya sekedar menyampaikan informasi dari guru kepada siswa. Banyak kegiatan atau tindakan yang harus dilakukan terutama bila diinginkan hasil belajar yang lebih baik pada seluruh siswa. Oleh karena itu rumusan pengertian mengajar tidaklah sempurna dalam arti mebutuhkan rumusan yang dapat meliputi kegiatan dan tindakan dalam perbuatan mengajar itu sendiri. Setiap belajar mengajar selalu melibatkan 2 pelaku aktif yaitu guru dan siswa. Guru sebagai pengajar, pencipta kondisi belajar, siswa yang didesain secara sengaja, sistematis dan berkesinambungan.  Sedangkan siswa sebagai subjek pembelajaran merupakan pihak yang menikmati kondisi belajar yang diciptakan guru.

B.   Permasalahan
Dari uraian diatas, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut :
1.    Menjelaskan pengertian kompetensi mengajar
2.    Menjelaskan komponen-komponen kompetensi mengajar
3.    Menyebutkan karakteristik masing-masing komponen kompetensi mengajar
4.    Menyebut dan menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi mengajar.

C.   Tujuan 
Berdasarkan permasalahan diatas maka tujuan makalah ini adalah sebagai berikut :
1.      Untuk menjelaskan pengertian kompetensi mengajar
2.      Untuk menjelaskan komponen-komponen kompetensi mengajar
3.      Untuk menyebutkan karakteristik masing-masing komponen
4.      Untuk menyebutkan dan menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi mengajar.
Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa perbedaan latar belakang pendidikan menurut peneliti dapat mempengaruhi kualitas kompetensi mengajar guru dan perbedaan latar belakang tersebut dipengaruhi oleh jenis dan penjejangan pendidikan.

BAB II
PEMBAHASAN


A.    Pengertian kompetensi dasar
Kompetensi merupakan peleburan dari pengetahuan (daya pikir) , sikap (daya kalbu dan keterampilan) daya fisik dan diwujudkan dalam bentuk perbuatan (segala, 2009 : 23)  mengajar sebagai suatu keterampilan merupakan aktualisasi ilmu pengetahuan teoritis kedalam interaksi belajar mengajar (djamarah, 1994 : 31)
Berdasarkan pendapat di atas maka dapat disimpulan bahwa kompetensi mengajar adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dimiliki oleh seseorang guru dalam usaha menciptakan suatu kondisi belajar yang kondusif.
B.    Komponen-komponen kompetensi mengajar
1.    Kompetensi kepribadian
Menurut djamarah (1994 :50) kepribadian adalah keseluruhan dari individu yang terdiri dari unsur psikis dan fisik. Sedangkan menurut sagala ( 2009 : 23). Kepribadian mencangkup semua unsur baik fisik maupun psikis, sehingga dapat diketahui bahwa setiap tindakan dan tingka laku seseorang merupakan cermin dari kepribadian seseorang.
Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa kompetensi kepribadian menurut peneliti adalah kemampuan profesional guru yang tercermin dalam suatu tindakan. Penampilan dan ucapanabdul muchith/kompetensi mengajar
2.    Kompetensi pedagogik
Menurut sagala (2009 : 32 ) kompetensi pedagogik merupakan kemampuan dalam pengelolaan peserta didik. Sedangkan penurut yanin dan maisah (2010 : 9) kompetensi pedagogik meliputi pemahaman terhadap peserta didik, perencanaan, dan pelaksanaan evaluasi hasil belajar, dan mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan potensi yang dimilikinya.
Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan kompetensi pedagogik menurut peneliti adalah kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dan memahami siswa, sehingga potensi yang dimiliki siswa dapat  berkembang secara optimal.
3.    Kompetensi profesional
Yamin dan maisah (2010 : 11) menyatakan bahwa kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pelajaran secara luas dan mendalam. Yang mencakup penguasaan materi kurikulum, mata pelajaran di sekolah dan subtansi keilmuan yang menaungi materinya. Serta penguasaan tergadap struktur dan metodologi kurikulum.
Sagala (2009 : 39) menyatakan bahwa sebagai seorang profesional guru harus memiliki kompetensi keguruan yang cukup.
Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa kompetensi profesional menurut peneliti adalah kemampuan guru dalam menerapkan konsep-konsep metodologi dan perbedaan yang membuat pembelajaran menjadi menarik.
4.    Kompetensi sosial
Menurut yamin dan maisah (2010 : 12) kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga pendidikan orang tua / wali peserta didik dan masyarakat sekitar.
Sedangkan menurut sagala (2009 : 38), kompetensi sosial terkait dengan kemampuan sebagai mahluk sosial dalam berinteraksi dengan orang lain.
Berdasarkan pendapat diatas dapat disimpulkan kompetensi sosial menurut peneliti adalah kemampuan guru dalam berinteraksi dengan peserta didik dan tenaga kependidikan orang tua / wali siswa dan masyarakat sekitar.
C.   Karakteristik komponen kompetensi mengajar
1.    Kompetensi kepribadian
Guru yang berkompemtensi dari segi kepribadian memiliki karakteristik sebagai berikut :
-       Kepribadian yang mantap dan stabil yaitu memiliki konsistensi dalam bertindak sesua dengan nilai dan norma yang berlaku.
-       Kepribadian yang dewasa, yaitu memiliki kepribadian dalam bekerja dan bertindak sebagai pendidik.
-       Kepribadian yang aktif dan bijaksana yaitu memiliki keterbukaan dalam berpikir dan bertindak dengna peserta didik, sesama pendidik dan masyarakat
-       Kepribadian yang berwibawa yaitu memiliki perilaku yang menjadi teladan bagi peserta didik dan memiliki perilaku disegani yang berpengaruh positif bagi peserta didik.
-       Kepribadian tentang evaluasi diri dan pengembangan diri yaitu memiliki kemampuan dalam mengintropeksi diri dan mampu mengembangkan potensi diri secara optimal.



2.    Kompetensi pedagogik
Guru yang berkopetensi pedagogik memiliki karakteristik sebagai berikut :
-       Memiliki keseragaman dan potensi peserta didik sehingga dapat mendesain strategi pelayanan besar sesuai dengan karakter masing-masing peserta didik.
-       Mampu menyusun rencana dan strategi pembelajaran sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar.
-       Mampu melakukan evaluasi hasil belajar sesuai dengan prosedur dan standar yang telah ditentukan.
-       Mampu mengembangkan bakat dan minat peserta didik, baik memalui kegiatan intrakulikuler maupun ekstrakulikuler dalam usaha mengoptimalkan potensi yang dimiliki peserta didik.
3.    Kompetensi profesional
Guru yang berkompetensi dari segi profesional memiliki karakteristik sebagai berikut :
-       Memahami materi ajar yang akan diajarkan
-       Menggunakan metode pembelajaran sesuai dengan materi yang akan diajarkan.
-       Menguasai media pembelajaran dalam upaya menciptakan suasana belajar yang lebih menarik.
4.    Kompetensi sosial
Guru yang berpotensi di bidang sosial memiliki karakteristik sebagai berikut :
-       Mampu berinteraksi secara efektif dengan peserta didik
-       Mampu berinteraksi secara efektif sesama pendidik dan tenaga pendidik
-       Mampu berinteraksi secara efektif dengan orang tua / wali peserta didik dan masyarakat sekitar.
D.   Faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi mengajar
Kompetensi mengajar dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu :
1.    Latar belakang pendidikan
Djamarah ( 1994 : 131  ) menyatakan bahwa perbedaan latar belakang pendidikan akan mempengaruhi kegiatan guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
2.    Pengalaman mengajar
Menurut djamarah (1994 : 132-134 ), pengalaman adalah guru yang baik dan tidak pernah marah sedangkan menurut isjoni ( 2009 : 79 ) untuk menjadi guru efektif, kita dituntut selalu mengawasi diri dan terus melakukan perbaikan-perbaikan kompetensi
Berdasarkan pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa pengalaman mengajar menurut peneliti dapat mempengaruhi kompetensi mengajar guru. Sebab pengalaman secara teoritis yang diterima di jenjang pendidikan profesi, tidak selamanya menjamin keberhasilan guru dalam mengajar. Apabila tidak ditunjang dengan pengalaman interaksi langsung dengan lingkungan belajar.






























BAB III
PENUTUP


A.  Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa kompetensi mengajar adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dimiliki oleh seorang guru dalam usaha menciptakan suatu kondisi belajar yang kondusif.
Komponen-komponen kompetensi mengajar yaitu :
1.   Kompetensi kepribadian
2.   Kompetensi pedagogik
3.   Kompetensi profesional
4.   Kompetensi sosial
Sedangkan faktor yang mempengaruhi kompetensi mengajar yaitu latar belakang pendidikan dan pengalaman mengajar.
B.  Saran
Apabila ada kesalahan atau kekeliruan dalam pembuatan makalah ini saya siap menerima kritik dari teman-teman atau dosen pembimbing karena kita sama-sama sebagai manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan.

















Tidak ada komentar:

Posting Komentar